Tempat Wisata Di Korea

Bagi para penggemar drama Korea, Korea Selatan menjadi tujuan liburan wisata. Berikut ini tempat wisata Korea Selatan yang direkomendasikan untuk dikunjungi jika kalian ingin melihat secara langsung lokasi syuting drama korea favorit kalian dan tempat belanja, serta tempat yang memiliki sejarah di Korea Selatan.
1. Nami Island
Para pencinta drama korea Winter Sonata, direkomendasikan untuk datang ke Nami Island. Pulau yang berada di wilayah Chuncheon, Gangwon-do. Jika tidak ingin kesulitan untuk sampai di pulau tersebut ada kendaraan yang berupa bus yang bertolak dari Insadong, Seoul, pada pukul setengah sepuluh pagi dan kembali pukul empat sore. Harga karcis bus tersebut untuk pulang pergi berkisar 15 ribu Won atau sekitar 120 ribu rupiah.Untuk masuk ke pulau Nami, Para wisatawan harus membeli karcis dengan harga 10 ribu Won. Akan tetapi untuk wisatawan mancanegara akan mendapatkan potongan harga 2 ribu menjadi 8 ribu Won atau berkisar 64ribu rupiah.
Di pulau Nami, Kita bisa menyaksikan secara langsung di mana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon, dua pemain utama pada drama Winter Sonata, saling jatuh cinta. Misal pada hutan tempat mereka berjalan-jalan. Pemandangan di tempat ini memang sungguh romantis.
2. GyeongGi-Do
Daejanggeum Theme Park berlokasi di kawasan GyeongGi-Do dan menjadi theme park pertama kali yang didirikan untuk sebuah serial drama. Para fans setia drama Jewel in the Palace diwajibkan berkunjung ke tempat ini.
Di Daerah tujuan wisata ini, para wisatawan dapat mengambil gambar di beberapa tempat syuting Jewel in The Palace, mencoba makanan khas kerajaan dan melihat hiasan-hiasan syuting. Para wisatawan pun bisa bergaya dengan atribut kerajaan.
Harga karcis masuk tempat ini adalah 5 ribu Won (dewasa). Untuk sampai ke Daejanggeum Theme Park, Anda bisa menggunakan subway line satu dari stasiun Yangju dan berhenti di MBC Yangjoo Culture Valley.
3. Lotte World
Para fans serial drama Meteor Garden versi Korea yaitu ‘Boys Before Flowers’ (BBF). Pertokoan pusat perbelanjaan dan wisata terbesar di Ibukota Korea Selatan ini menjadi salah satu tempat syuting serial yang diperankan oleh Lee Min Ho itu.
Syuting BBF bersetting di Lotte Hotel World. Di sana menjadi lokasi syuting ketika Ji-Hoo (Kim Hyun-Joong) membuat perayaan selamat datang untuk sang buah hati, Min Seo-hyeon.
Selain bisa melihat tempat syuting serial favorit, di lokasi ini Anda pun bisa berbelanja. Ada juga central hiburan khas Disneyland pada tempat tersebut. Lokasi ice skating yang berada di Lotte World juga termasuk salah satu tempat syuting serial drama ‘Stairway to Heaven’. Untuk sampai Lotte World, Anda bisa mempergunakan subway line dua dan berhenti di stasiun Jamsil.
4. N Seoul Tower
N Seoul Tower berlokasi di atas Gunung Namsan, Seoul. Ada 2 serial ternama yang tempat syutingnya di N Seoul Tower yaitu Boys Before Flowers dan Princess Hours. Pada menara yang didirikan pada tahun 1969 tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan tempat syuting saat Gu Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Pada waktu itu Jun-pyo memadu kasih dengan Jan-di namun akhirnya terperangkap di gondola dalam perjalanan ke N Seoul Tower.
Namun untuk serial drama Princess Hours, di sini terdapat Teddy Bear Museum. Museum tersebut menjadi tempat syuting adegan Chae-gyeong berjalan bersama orang tua sang calon raja Lee Shin.
Jika berkeinginan berkunjung ke Teddy Bear Museum saja, Anda diharuskan membeli karcis 8 ribu Won. Tetapi jika ingin masuk ke N Seoul Tower, harga karcis adalah 14 ribu Won. Untuk sampai di tempat tersebut ada beberapa cara, pertama dengan berkendara menggunakan Seoul City Tour Bus yang beroperasi setiap 30 menit. Kedua dengan menggunakan sub way dari line tiga atau empat dan berhenti di stasiun Chungmuro. Setelah itu Anda dapat keluar menuju no. 2 dan naik menggunakan Namsan Shuttle Bus yang berada di depan Daehan cinema.
Anda juga dapat menggunakan cable car untuk sampai di N Seoul Tower. Untuk menggunakan cable car, Anda dapat naik subway line empat dan berhenti di Myeongdong exit 3. Lalu berjalan ke Hotel Pacific dalam kurun waktu kurang lebih 10 menit untuk sampai ke stasiun cable car.
5. Myeongdong
Myeongdong adalah tempat favorit wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Seoul. Di lokasi ini ada beberapa pusat perbelanjaan mulai dari merk lokal sampai merk internasional seperti H&M, GAP dan Uniqlo. Kios kosmetik Korea yang ternama seperti Etude dan Face Shop juga bisa ditemukan di sini. Beberapa jenis restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC juga bisa anda temukan di Myeongdong.
Di Myeongdong Kita dapat melihat tempat syuting dua serial drama yaitu Princess Hours dan Boys Before Flowers. Untuk Princess Hours, di tempat inilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman. Untuk Boys Before Flowers, ada sebuah tempat makan yang dijadikan tempat syuting di sini yaitu The Farmer’s Table. Myeongdong dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru dan berhenti di Stasiun Myengdong.
6. Dongdaemun Shopping Complex
Lokasi selanjutnya ini sudah ternama ke seluruh penjuru Asia sebagai central grosir barang Korea. Tempat ini dapat dengan mudah dicapai dengan menggunakan subway line 4 warna biru turun dari stasiun Dongdaemun. Tempat ini adalah kompleks terbesar dengan lebih dari 30.000 pertokoan dan hebatnya semua buka hampir 24 Jam. Anda tidak perlu merasa takut karena kita bisa membeli satuan tidak perlu membeli secara grosir.
7. Namdaemun Market
Sebagai pasar paling besar dan paling tua di Seoul, Namdaemun adalah kombinasi dari pasar tradisional dan modern. Pedagang asongan di jalan menjual barang-barang khas Korea sementara di kanan-kiri banyak penjual barang modern. Yang dijual sangat bervariasi mulai dari barang fashion, perkakas rumah tangga sampai dengan aksesori.
Namdaemun bertempat dekat dengan Myeongdong, jadi untuk menuju ke sana Anda bisa naik subway biru line 4 atau subway hijau line 2 dari stasiun Euljiro.
8. Insadong
Di lokasi inilah tempat yang pas untuk mencari aksesoris kerajinan khas Korea, mulai dari Hanbok (baju khas Korea) sampai dengan Hanji (tulisan tradisional Korea). Di pasar Insadong terdapat keramik, teh hijau ala Korea dan beberapa jenis produk khas lainnya.
Nuansa tradisional sangat terasa di sepanjang jalan kurang lebih tujuh ratus meter ini. Perpaduan antara kafe dan toko di lokasi ini sedikit akan mengingatkan kita akan jalan Seminyak di Bali. Untuk menuju ke sini tinggal menggunakan subway line 3 berwarna orange dan berhenti di stasiun Anguk.
9. Changdeokgung
Istana Changdeok ialah istana Dinasti Joseon di Seoul. Changdeokgung berarti “Istana Kebajikan Gemilang.Hingga saat ini, Istana ini dikagumi karena mewarisi beberapa elemen arsitektur jaman 3 Kerajaan yang harmonis dengan alam sekitar. Metode tersebut tidak ditemukan dalam pendirian Istana Gyeongbok. Bersama Benteng Hwaseong, Istana Changdeok ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997.

Air Terjun Jeongbang, di mana Air Terjun ke Laut

Air terjun Jeongbang adalah salah satu dari 3 air terjun paling terkenal di Jeju. Air terjun ini mempunyai ketinggian 23 meter dan terletak sangat dekat dengan laut. Sumber dari air terjun ini adalah Sungai Donghon-chun. Air terjun ini disebut-sebut sebagai satu-satunya air terjun di Asia yang airnya langsung terjun ke laut, meski  beberapa orang menyangkalnya karena sebenarnya air tersebut jatuh di sebuah teluk kecil yang berada tepat di tepi laut, sebelum akhirnya airnya mengalir ke laut. Meskipun ada perbedaan pendapat tentang hal itu, keindahan yang ditawarkan oleh air terjun Jeongbang sangatlah luar biasa. Dengan mengunjungi air terjun ini, Anda akan mendapatkan dua pemandangan sekaligus, laut yang luas dan air terjun dengan deburan airnya yang memberi suasana segar bagi yang melihatnya.

Ketika mengunjungi tempat ini, mungkin Anda akan segera teringat dengan film-film kung fu, dimana para pendekar bersemedi di bawah derasnya air untuk mendapatkan pencerahan. Hal itu pulalah yang bisa Anda dapatkan ketika Anda mengunjungi air terjun ini. Dengan lebar kurucan air yang mencapat 8 meter pada waktu musim penghujan, Air terjun Jeongbang dapat memberikan Anda kesegaran baik bagi tubuh Anda maupun bagi pikiran Anda. Tempat ini sangat cocok untuk orang-orang yang sedang ingin menyegarkan diri dan pikiran setelah banyak pekerjaan berat yang harus dilakukan.

Menurut legenda setempat, di bawah air terjun ini, dulu hidup seekor naga suci di bawah air tempat air terjun tersebut jatuh. Roh naga tersebut kemudian tinggal di dalam air di air terjun tersebut, yang dapat menyembuhkan oran sakit dan menurunkan hujan di musim kering.

Legenda lain menyebutkan bahwa Kaisar Jin dari Cina (259-210 SM) pernah mengutus seorang hambanya yang bernama Seobul untuk mendapatkan ramuan ajaib yang dapat membuatnya abadi di Gunung Halla. Walaupun dia gagal untuk mendapatkan ramuan itu, dia sampai di Air terjun Jeongbang. Dalam perjalanannya meninggalkan tempat ini, dia menuliskan di sebuah batu Seobul Gwaji  yang artinya ”Seobul pernah ada di sini”, di tebing air terjun. Namun tulisan tersebut sekarang sudah tidak ada. Yang ada di dinding air terjun adalah sebuah prasasti yang bertuliskan Seobulgwacha yang berarti ”Perjalanan Seobul”.

Apabila Anda pergi kea rah timur sekitar 300 meter, Anda akan melihat sebuah air terjun yang lain yang disebut Air terjun Sojeongbang. Tempat ini sangat tepat untuk bersantai pada musim panas. Di atas tebing air terjun ada sebuah gardu pandang, di mana Anda dapat melihat pemandangan indah lautan dengan leluasa. Air terjun ini disebut-sebut mirip dengan seorang hamba yang sedang menjagai tuannya.

Tempat ini beroperasi pada pukul 08.00 sampai pukul 19.00 pada musim panas, dan hanya sampai pukul 18.00 pada musim dingin. Binatang peliharaan diperkenankan dibawa mengunjungi tempat ini hanya apabila menggunakan rantai pengaman. Dan diharapkan membawa kantong plastik untuk membuang kotoran binatang.

Untuk biaya masuknya adalah sebagai beriku.

Apabila masuk secara individu:

  • Dewasa           : Rp 16.500,00
  • Anak-anak       : Rp   8.000,00

Apabila masuk dalam kelompok (lebih dari 10 orang):

  • Dewasa           : Rp 13.000,00
  • Anak-anak       : Rp   5.000,00

Apabila Anda ingin mengunjungi tempat ini, dari Bandara Jeju, naik bis limosin dan turun di depan Paradise Hotel. Anda tinggal berjalan mengikuti petunjuk arah selama sekitar 5 menit.

Apabila Anda dari terminal bis antar kota Jeju, naik bis antar kota (Jungmungosok) menuju Seogwipo-si, dan turun di Stadion Piala Dunia Jeju. Waktu perjalanan sekitar 2 jam. Dari pemberhentian bis, naik taksi ke Air terjun Jeongbangpokpo. Waktu perjalanan sekitar 5 menit.

Bermain di Lotte World, Taman Indoor

Terbesar di Dunia

Jika Anda ke Korea Selatan dengan mengajak seluruh keluarga termasuk anak-anak, tak ada salahnya jika merasakan kegembiraan di Lotte World yang merupakan taman indoor terbesar di dunia. Anda pasti akan merasakan surga permainan di objek wisata ini. Keberanian, tantangan dan keseruan bercampur menjadi satu.

Bagi para pecandu permainan mungkin Lotte World akan membuat lupa waktu. Ratusan wahana permainan bisa Anda jajal satu per satu baik yang berada di dalam maupun luar gedung. Sebut saja, Adventure of Sinbad, Pharaoh’s Fury, Camelout Carrousel yang tersedia di dalam gedung atau yang sering disebut sebagai wahana adventure. Sedangkan di luar gedung atau yang disebut wahana magic menyediakan Gyro Drop, Gyro Swing, Bungee Drop. Nah, adrenalin Anda bisa  dipacu berbagai permainan ini. Bungee Drop misalnya. Permainan ini mirip dengan bungee jumping, dimana pengunjung duduk mengelilingi tiang dan kemudian dihempaskan di ketinggian 38 meter dengan kecepatan tak kurang dari 90 km/jam.

Jika sudah puas bermain di area luar, tak ada salahnya jika Anda menjajal beberapa wahana yang ada di dalam. Bagi penyuka roller coaster wajib mencoba wahana French Revolution. Dengan kecepatan yang super tinggi, kereta akan mengajak Anda menjelajahi seluruh gedung dengan jalan yang berkelok-kelok. Menarik bukan?

Anda juga bisa melihat seperti apa kemegahan Lotte World dengan naik Baloon Sky Ride yang akan mengajak Anda melihat betapa luasnya taman indoor Korea Selatan ini dari udara.

Kawasan ini tidak hanya menyediakan permainan namun juga kedai makanan, toko souvernir, kadang kala digelar parade dan atraksi sinar laser. Tak heran jika Lotte World ini dikunjungi 6 juta wisatawan setiap tahunnya. Tak salah memang, lokasinya yang strategis membuat siapapun, bahkan yang belum pernah ke Korea Selatan akan mudah mendatanginya. Lotte World terletak di jantung kota Seoul tepatnya di Seoul-si Songpa-gu Jamsil-dong 40-1 sebelah selatan Han River. Lotte World buka setiap pukul 09.00 hingga 22.00 di sepanjang tahun tanpa libur. Harga tiket masuk untuk anak-anak dibanderol dari harga 16.000 – 22.000 Won, sedangkan untuk dewasa mulai 22.000-38.000 Won.

Untuk mencapai wahana terbesar ini Anda cukup naik dari Seoul Subway jalur 2 dan 8 menuju Jamsil Subway Station melalui jalur exit nomor 4. Lotte World langsung terhubungan dengan jalur subway ini.  Karena berada di pusat kota Seoul, maka Anda sebaiknya menginap di Seoul yang mempunyai banyak pilihan hotel seperti Koreana Hotel , Acacia Hotel , atau Milennium Seoul Hilton Hotel. Jangan lupa untuk mengunjungi beberapa destinasi lain di kota ini seperti menikmati keindahan Banpo Bridge , berbelanja fashion kelas dunia di Dongdaemun atau menyusuri ketenangan sungai Cheonggyecheon.

Selamat berpetualang!

Suporter Sepakbola Seharusnya Meluangkan

Waktu ke World Cup Stadium

World Cup Stadium atau lebih dikenal dengan Sangam Stadium adalah destinasi yang cocok untuk para penggemar sepakbola. Dan bahkan bagi yang bukan penyuka olahraga kesebelasan ini, Anda harus mampir dan buktikan betapa megahnya stadion yang menjadi tempat pembukaan FIFA World Cup 2002 tersebut.

Baiklah mari berjalan mengenal lebih dekat monumen kemegahan sepakbola Korea. Stadion yang dibuka untuk umum pada 2001 ini berkapasitas 68.476 kursi yang terdiri dari 66.806 kursi reguler, 916 VIP dan 754 untuk awak media. Terletak di Seongsan, Mapo-gu, Seoul membuat stadion ini sangat mudah dijangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain kapasitas yang cukup besar Sangam Stadium menyimpan beberapa keunikan. Dari segi arsitekturnya berbentuk layang-layang tradisional yang merepresentasikan harapan serta kemenangan. Atapnya terbuat dari fiberglass dan kaca polikarbonat menaungi hingga 90 persen kursi penonton. Pemilihan bahan ini agar pada malam hari saat lampu-lampu menerangi, atap stadion berbentuk seperti layang-layang Korea masa lampau yang terbuat dari kertas Hanji.  Ya, selain dibangun untuk tujuan penyelenggaraan World Cup 2002, stadion ini menyimpan nilai-nilai falsafah Korea.

Bagi yang ingin merasakan atmosfer bagaimana suasana saat stadion ini pada saat perhelatan Piala Dunia, Anda bisa melihat melalui gambar-gambar yang dipasang sepanjang dinding museum stadion ini. Pengunjung juga bisa melihat ruang ganti pemain, ruang konferensi pers hingga ruang wawancara. Untuk mengunjungi berbagai sudut stadion, pengunjung dewasa dibanderol harga 100 won sedangkan anak kecil umur dibawah 12 tahun 5000 won. Sedangkan untuk melihat museum, Anda hanya perlu menyediakan uang sebesar 1000 won. Tidak itu saja, Anda juga bisa berfoto dengan menggunakan kaos tim nasional Korea Selatan dengan membayar 2000 won.

Diluar fasilitas untuk permainan sepakbola, stadion ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti pusat perbelanjaaan, pusat kebugaraan, bioskop CGV Sangam 10 Cineplex, aula pernikahan, dan mall.

Penasaran? Mudah saja, naik subway jalur 6 menuju Sangam Stadium dan keluar melalui jalur 2. Fasilitas penginapan yang amat banyak di Seoul turut mempermudah Anda bisa sampai ke Sangam Stadium. Tinggal pilih Vabien Suit2 Residence , Fraser Place Central Seoul Residence atau Ramada Hotel and Suites Seoul Namdaemun.

Jangan lupa untuk mengunjungi objek wisata lainnya di Korea, berbelanja di Myeongdong , menengok GyeongGi-Do atau merasakan keheningan Buamdong.

Menikmati Atraksi Air Mancur di Banpo Bridge

Ada kalanya, kesempatan libur panjang di Korea, khususnya Seoul tidak selalu Anda manfaatkan untuk jalan-jalan. Jika memang sudah puas berbelanja dan mengujungi beberapa sudut Seoul, mungkin ada baiknya Anda manfatkan waktu luang untuk melihat keindahan air mancur di Banpo Brigde.

Banpo Bridge adalah jembatan yang menghubungkan Seocho dan Yungsan, membelah sungai Han di pusat Kota Seoul. Yang menarik samping kanan dan kiri jembatan nan kokoh ini memancarkan air yang juga bersumber dari Sungai Han. Oleh pemerintah setempat, air mancur ini diperindah dengan cahaya warna-warni LED. Sehingga jika dari kejauhan Anda melihatnya, air mancur itu akan memancarkan beraneka warna, seperti merah, kuning dan biru. Ada sekitar 190 ton air yang berhasil dipancarkan air mancur melalui 9.380 lubang dalam setiap menitnya di sepanjang sisi kanan dan kiri jembatan.  Memesona bukan ?

Oleh Guinness Book of Record, air mancur di Banpo Brigde ini dinobatkan sebagai air mancur terpanjang di dunia. Tidak salah jika, banyak orang mengagumi jembatan ini. Pertama, jembatan ini berada di atas jembatan lain yakni Jembatan Jamsu. Kedua, air yang dipancarkan itu tidak hanya berfungsi sebagai keindahan namun juga sebagai upaya daur ulang air Sungai Han. Tak heran jika Banpo Brigde sering disebut sebagai karya teknologi, daya tarik wisata serta bukti bahwa pemerintah Seoul berdedikasi pada lingkungan.

Dengan segala keunikannya itu, Banpo Brigde pun terkenal di seantero Korea bahkan dunia. Nah, karena keindahannya inilah maka jembatan ini sering digunakan untuk syuting video klip dan drama serta film Korea seperti Super Junior dan serial Boys Before Flower.

Nah jika Anda, ingin menyaksikan keindahan Banpo Brigde di malam hari, Anda bisa melihatnya dari Taman Sungai Han atau sering disebut “Han-Gan Park”. Taman yang cukup luas ini oleh muda-mudi Korea sering dimanfaatkan untuk tempat nongkrong dan sekedar ngobrol dengan teman serta kerabat. Anda bisa menghabiskan sisa malam di Han-Gan Park. Di pagi hari Han-Gan park biasa dipakai untuk jogging dan bersepeda.

Untuk menuju Banpo Bridge atau Han-Gan Park Anda cukup menumpang bus melalui Express Bus Terminal line 3 atau 7 dan keluar melalui line 8 atau 9. Penginapan di Seoul juga relatif banyak pilihan seperti Millenium Seoul Hilton Hotel , Shilla Hotel , serta Hangul House.

Mudah bukan? Masukkan list ke destinasi wisata kota Seoul segera.  Lengkapi juga dengan beberapa detinasi pilihan lain.

Gwanganli Beach, Pantai yang Indah Dinikmati

Kala Malam

Sebuah pantai lazimnya banyak dikunjungi kala sunset dan sunrise, namun tidak demikian dengan pantai Gwanganli di Busan, Korea Selatan. Wisatawan mancanegara maupun domestik justru lebih tertarik dengan pantai nan indah yang sering dijuluki “cafe town”  itu saat senja berangsur-angsur turun. Pantai Gwanganli ini berhasil memadukan eksotisme alam dan kreasi manusia menjadi daya tarik wisata yang luar biasa.

Anda tentu tidak asing dengan kebiasaan ngopi sembari nongkrong di cafe. Kita bisa melakukan itu di pantai berpasir putih dengan ombak yang landai ini. Ngobrol dengan rekan atau keluarga serta menikmati suguhan aneka kudapan di kafe yang berjajar mengitari pantai. Beberapa kafe bahkan menyediakan live music untuk menghibur pengunjung. Pilihan cara lain untuk menikmati keindahan pantai ini adalah dengan membawa teman-teman untuk menggelar sehelai tikar di bibir pantai. Anda akan merasakan betapa bersantai dengan cara sederhana di tepi pantai Gwanganli ini ternyata sangat menyenangkan.

Tak hanya itu, mata anda juga akan dimanjakan dengan ornamen lampu yang menjadi sensasi utama kala melihat jembatan Gwangan yang membelah pantai. Keindahan lampu aneka warna inilah yang menjadi alasan utama mengapa pantai ini begitu mempesona di malam hari. Gwangan bridge yang membentang sepanjang 7,42 km diatas laut tersebut menjadikan bangunan ini merupakan jembatan terpanjang di Korea. Mulai dibangun pada 1994 dan selesai pada 2002, Gwangan bridge kini menjadi menjadi landmark kota Busan.

Ingin menikmati keindahan dan keramaian lebih dari ini? Anda bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung bertepatan dengan digelarnya acara Busan Fireworks Festival. Busan Fireworks Festival adalah festival kembang api tahunan yang digelar di pantai Gwanganli. Event rutin ini dihelat tiap bulan Oktober dan menjadi daya tarik bagi penghobi foto baik di Korea maupun negara tetangga. Selain memperlihatkan atraksi kembang api dari berbagai negara, festival ini juga mempertontonkan variasi teknik kembang api dalam waktu yang lama. Atraksi-atraksi inilah yang biasanya akan selalu memukau penonton. Tidak itu saja, Busan Fireworks Festival ini  diperkirakan bisa menyedot hingga 1 juta penonton setiap tahunnya.

Sebagai salah satu tujuan wisata utama di Korea, kota Busan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Anda mempunyai banyak alternatif menginap jika ingin menjadi saksi keindahan malam di pantai Gwanganli dan spekatakulernya atraksi kembang api yakni Hotel Aqua Palace, Castle Beach Hotel dan Benikea Hotel Press

Setelah ke Gwanganli Beach, nikmatilah tujuan wisata lainnya seperti Sagan-dong, Insa-dong, juga Cheongdam-Dong.

5 Tempat Paling Menarik di Korea Selatan

Bingung menentukan tujuan wisata selama liburan ke Korea Selatan ?. Tidak perlu semua Anda kunjungi. Di Negeri Gingseng ini setidaknya ada 5 tempat paling menarik yang wajib Anda singgahi. Penasaran ?

1.    Pulau Jeju

Jeju terletak di bagian selatan Korea Selatan. Pulau ini sering disebut dengan surga bagi mereka yang berbulan madu. Di Jeju kita dapat menemukan tempat-tempat menarik seperti kuil, museum, restoran, tempat belanja, tempat-tempat traveling dan petualangan serta beberapa destinasi lain seperti pertunjukkan Nanta. Pemandangan alam Jeju sunggu luar biasa. Yang paling ikonik adalah puncak Hallasan yang memberikan super indah. Ke Korea Selatan tak lengkap jika belum berkunjung ke Jeju. Read more

2.    Seoul

Seoul-lah barangkali kota dengan fasilitas dan keindahan yang komplit. Ibukota Korea Selatan ini tidak hanya menawarkan modernitas namun juga destinasi wisata yang tidak ada habisnya. Anda bisa mengunjungi istana dan kuil yang berada di tengah-tengan kota, melihat dari dekat desa tradisional Buckhon Village serta berwisata belanja. Jangan lupa di kota ini pulalah terdapat distrik yang sedang menjadi perbincangan warga dunia, yakni Gangnam yang populer akibat lagu Gangnam Style. Read more

3.    Busan

Heundae Beach adalah daya tarik utama Busan di musim panas. Pantai dengan panjang 1,5 km ini pada tahun 2008 memecahkan rekor dunia karena pantai ini dipenuhi payung pengunjung yang berjumlah hingga 7.397. Anda bisa bayangkan betapa banyaknya wisatawan yang menyukai pantai yang berseberangan dengan gedung-gedung pencakar langit ini. Heundae juga menjadi tuan rumah Busan International Film Festival yang diadakan setiap musim gugur. Festival film ini tersohor karena menampilkan sejumlah karya sutradara terbaik se-Asia, termasuk Indonesia. Read more 

4.    Seoraksan National Park

Hal paling menarik di Seoraksan adalah bentukan batu granitnya yang memesona. Asyiknya lagi karena jalur pendakian gunung ini tidaklah terlalu sulit. Oleh pengelola taman nasional sudah dibangun sebuah trek khusus yang bisa digunakan untuk para pengunjung agar bisa lebih leluasa mengagumi keindahan Soeraksan. Waktu kunjungan paling pas adalah saat musim gugur. Anda akan melihat daun-daun beraneka warna jatuh menambah cantiknya suasana Soeraksan. Read more

5.    Gyeongju

Gyengju adalah kota pesisir yang berada di ujung tenggara Provinsi Gyeongsang Utara. Daya tarik kota ini adalah karena menempati posisi yang penting dalam sejarah Korea Selatan. Kota ini menjadi ibukota dari kerajaan Silla yang berdiri dari 57 SM sampai tahun 935. Itu sebabnya, di Gyeongju kita bisa melihat benda-benda bersejarah yang tersisa dari kejayaan masa lampau. Suasana Gyeongju masih sangat tenang dengan udara khas pegunungan. Jika Anda pernah melihat bagaimana damainya hidup di biara-biara Korea jaman dulu, seperti itulah suasana Gyeongju. Read more

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s